Tips Anti Kehilangan Data di Smartphone

tips anti kehilangan data
Gimana perasaan kalian kalau tiba-tiba foto-foto kalian di smartphone hilang begitu saja? Atau gimana kalau tiba-tiba memori penuh dan sistem di smartphone kalian menolak untuk membuka kamera dan galeri? Repot kan ya jadinya?
Aku punya sedikit pengalaman yang nggak enak sih soal terlambat back up data ini. Sudah lama sih kejadiannya sampai-sampai aku dah rada lupa. Intinya, smartphone aku semacam kena virus atau apalah yang membuat sebagian besar foto-foto invalid gitu. 
Kejadian itu berujung ke kehilangan foto. Walaupun nggak terlalu terasa merugikan karena foto-foto itu sebagian besar hanyalah foto-foto selfie, tapi tetap saja nggak mau lagi mengalami hal serupa untuk kedua kali. 

Jangan Sembarang Sambungkan Smartphone ke Laptop

Sebaiknya jangan terlalu sering menyambungkan kabel USB ke laptop ataupun komputer. Why? Lewat aktivitas tersebut, segala macam malware bisa saja masuk. Kalau bisa hubungkan saja ke device kamu sendiri yang terjamin keamanannya.
Tapi bagaimana jika kamu sedang ada di kondisi yang mengharuskan kamu untuk selalu colok kabel USB sana-sini? Well, sebelumnya, periksa dulu kesehatan masing-masing device yang akan dihubungkan.

Jangan Menyimpan Semua Data di Internal Memory

Untuk pengguna Android, biasanya ada yang namanya memori internal dan eksternal. Nah, sekarang sudah banyak tuh smartphone flagship yang memiliki memori internal yang sungguh mumpuni AKA gede banget kapasitasnya.
Kendati demikian, sebaiknya jangan hanya menyimpan data kamu seperti file, foto, dan lain sebagainya di memori internal. Soalnya, kamu tahu sendiri lah pastinya, kalau terjadi apa-apa dengan smartphone kamu, data kamu sangat berisik untuk hilang.

Pakai Memori Eksternal yang Terbaik

Setelah kamu menyadari pentingnya punya memori eksternal, selanjutnya kamu juga perlu concern mengenai memilih memori eksternal yang berkualitas. Karena dulu aku juga pernah mengalami memori eksternal yang cepet banget rusak. Entahlah ya, sungguh aneh.
Nah, aku saranin kamu buat memilih merek SanDisk. Soalnya aku punya memori satu ini dan udah aku pakai lama banget. Selama itu, aku nggak pernah mengalami gangguan. Harganya pun terjangkau hanya sekitar 48 ribu untuk kapasitas 16 GB.

Lakukan Back up 

Ini nih tips paling ampuhnya. Bisa dibilang kalau inilah akar dari segala permasalahan kehilangan data, kita kadang tidak menyediakan back up untuk foto, data dan lain-lainnya. Seandainya kita selalu membuat duplicate file, maka jika terjadi masalah di salah satu device, kita nggak perlu cemas lagi.
Cara back up ini sebenarnya ada banyak, bisa dengan cara colok kabel USB juga, tapi seperti yang aku bilang di atas, hindari menyambungkan HP langsung ke device lain. So, aku offer cara yang lebih ampuh nih buat back up yaitu pakai OTG.
Secara sederhana, USB OTG (On The Go) merupakan sebuah alat yang dapat membantu kita menghubungkan smartphone/tablet yang kamu punya dengan flashdisk. So, otomatis nih, data kamu bisa ditransfer ke flashdisk.
Cara ini menurutku adalah cara yang paling praktis untuk mem-back up data kita. Foto-foto kamu pasti #DibuangSayang dong. Mending back up. Sama dengan memori eksternal tadi, aku saranin kamu pakai USB OTG SanDisk. Kenapa harus #SanDiskAPAC? Karena emang segala produknya tuh terjamin kualitasnya.
USB OTG SanDisk
USB OTG SanDisk
jual OTG SanDisk

Masalah Kehilangan Data Smartphone Menurut Survey Western Digital Corp

hasil survey
Ternyata, permasalahan data loss ini nggak sesederhana itu lo. Pihak Western Digital sendiri sudah melakukan survey mengenai hal ini. Dari survey ini, ditemukan data bahwa ada sebanyak 97% responden menggunakan smartphone sebagai gawai utama.
Dari situ kemudian ditarik lagi hasil bahwa ada sekitar 67% orang Indonesia pernah mengalami kehilangan data di smartphone mereka.
Angka ini berhasil menyita perhatianku nih dan survey ini juga yang kemudian membuatku sangat tertarik membahas hal ini dan aku harap sih tulisanku ini dapat membantu mengurangi angka tersebut.