Peranan Kursus Coding untuk Industri

kursus coding

Pada masa sekarang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sangat maju jauh dalam berbagai hal. Berbagai jenis mesin otomatis dan mesin pintar bermunculan. Banyak sekali penggiat teknologi fokus kepada menciptakan otomasi, mesin yang terprogram atau bahkan kecerdasan buatan. Semua itu digunakan untuk tujuan membantu kehidupan manusia agar bisa memecahkan masalah yang komplek secara cepat dan efisien. 

Otomasi dan program tidak akan pernah lepas dari peranan mesin komputer. Komputer yang diprogram untuk melakukan sesuatu akan menghasilkan suatu proses kerja yang terstandar, berkualitas dan cepat. Berbeda dengan manusia yang mempunyai kemungkinan untuk melakukan kesalahan dan tidak teliti. Itulah sebabnya otomasi dan kecerdasan buatan sangat tergantung dengan komputer.

Topik yang berhubungan dengan otomasi, program dan kecerdasan buatan dalam konteks komputer mungkin lebih tepat adalah dunia programming. Programming pada intinya membuat suatu rangkaian perintah kepada komputer agar komputer tersebut dapat melakukan serangkaian pekerjaan secara otomatis, teliti dan cepat. Untuk membuat program diperlukan keahlian khusus yang biasa disebut dengan coding. 

Kebutuhan akan tenaga ahli coding ini sendiri sangat tinggi dan selalu bertambah dari waktu ke waktu. Pertambahan ini sejalan dengan kebutuhan manusia akan otomasi dan mesin pintar yang semakin banyak. Dalam kurun waktu satu dekade saja ratusan ribu ahli coding bahkan jutaan ahli coding diserap oleh industri. 

Untuk itulah perlu sekali adanya standar pendidikan yang cocok untuk melatih para ahli coding ini agar dapat diserap oleh industri secara efisien. Pendidikan untuk calon ahli coding ini biasanya adalah sekolah kejuruan komputer dan kemudian pada tingkat yang lebih tinggi ada fakultas ilmu komputer. Kebutuhan tenaga ahli coding seharusnya sudah bisa dicukupi oleh kedua institusi ini, tapi masalahnya kebutuhan industri selalu berubah dengan sangat cepat. 

Itulah sebabnya banyak kejadian lulusan pendidikan IT ini tidak dapat diserap oleh industri. Ketidak cocokan ini memerlukan solusi baru, diperlukan suatu lembaga yang berada diantara industri dan dunia pendidikan IT. Lembaga ini melengkapi kebutuhan industri akan keahlian tertentu yang tidak diperoleh dari pendidikan formal seperti sekolah kejuruan dan fakultas komputer. Lembaga ini biasa disebut dengan lembaga kursus coding.

Tugas Lembaga Kursus Coding

Tugas lembaga kursus coding adalah melengkapi keahlian dari para lulusan pendidikan IT. Sebagai contoh, teknologi big data berkembang dengan sangat cepat. Pihak fakultas atau sekolah kejuruan yang tentu sibuk dengan proses administrasi dan belajar mengajar banyak yang tidak siap untuk membuat kurikulum yang tepat untuk topik ini yaitu big data. 

Kesulitan lain adalah masalah komunikasi, sebab pihak fakultas tidak jarang tidak tahu apa yang dibutuhkan oleh industri karena memang industri tidak pernah memberikan informasi yang lengkap dan terbaru.

Lembaga kursus coding sebagai lembaga yang independent dan lebih bebas lincah bergerak dapat memanfaatkan situasi ini. Lembaga kursus lebih fleksibel karena tidak mempunyai banyak proses birokrasi. 

Lembaga kursus bisa lebih dekat dengan industri karena mereka sendiripun adalah industri juga. Begitu juga lembaga kursus dapat mengambil tenaga ahli dari dunia industri sebagai konsultan atau tenaga pelatih, hal ini tidak dapat dilakukan dengan cepat oleh dunia pendidikan formal karena tentu mereka mempunyai jalur birokrasi yang lebih rumit.

Karena inilah maka sekarang bermunculan lembaga-lembaga kursus coding diberbagai kota. Bahkan tidak jarang pula lembaga kursus ini memakai sistem kursus coding secara online agar dapat menghemat biaya dan lebih efisien. Kita harapkan dengan menjamurnya lembaga-lembaga kursus coding ini maka ketersediaan tenaga ahli coding akan lebih terjamin.